Kamis, 22 September 2016

Tugas Ke-1 (Psikologi Manajemen)

Nama : Citra Siti Aisyah (12514445)
Kelas : 3PA17

I.                   Psikologi Manajemen
a.      Pengertian Psikologi Manajemen
Ilmu tentang bagaimana mengatur atau me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya dengan psikologi yakni dengan ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi diketahui bahwa unsur-unsur sumber daya manusia (SDM) ternyata yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun. Psikologi manajemen merupakan suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan misalnya perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan sebagainya.

b.      Pengertian Manajemen
Pengertian manajemen secara umum dapat disimpulkan dari beberapa definisi menurut para ahli. Hal ini karena ada banyak versi definisi manajemen. Misalnya saja manajemen menurut seorang ahli bernama Mary Parker Follet yang mendefinisikan manajemen sebagai seni merampungkan pekerjaan melalui orang lain. Dari definisi tersebut didapati bahwa seseorang yang bertugas sebagai manajer dapat mengarahkan dan mengatur orang lain guna mencapai tujuan organisasi.
Menurut Tisnawati Sule, manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi. Melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya.



c.       Fungsi-fungsi Manajemen
1.      Perencanaan (planning) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan penyusunan tujuan dan menjabarkannya dalam bentuk perencanaan untuk mencapai tujuan tersebut.
2.      Pengorganisasian (organizing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan pengkelompokan personel dan tugasnya untuk menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan misinya.
3.      Pengaturan personel (staffing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan kegiatan bimbingan dan pengaturan kerja personel unit masing-masing manajemen sampai pada kegiatan seperti seleksi, penempatan, pelatihan, pengembangan, dan kompensasi, sebagai bagian dari bantuan unit pada unit personalia organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
4.      Pengarahan (directing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan kegiatan melakukan pengarahan-pengarahan, tugas-tugas, dan instruksi.
5.      Pengawasan (controlling) adalah kegiatan manajemen yang berkaitan dengan pemeriksaan untuk menentukan apakah pelaksanaannya sudah dikerjakan sesuai dengan perencanaan, sudah sampai sejauh mana kemajuan yang dicapai, dan perencanaan yang belum mencapai kemajuan, serta melakukan koreksi bagi pelaksaan yang belum terselesaikan sesuai rencana.

II.                Perencanaan atau Planning
a.      Pengertian perencanaan atau planning
Perencanaan merupakan kegiatan atau proses membuat rencana yang kelak dipakai perusahaan dalam rangka melaksanakan pencapaian tujuannya. Di dalam kegiatan-kegiatannya, perusahaan banyak berhadapan dengan berbagai keterbatasan sumberdaya seperti tenaga kerja, dana, waktu, peralatan, dan kemampuan. Karena itu, dengan adanya rencana, diharapkan kegiatan menjadi lebih efektif dan efisien, terlebih lagi dalam rangka melaksanakan roda perusahaan yang kompleks dan penuh persaingan.
Perencanaan merupakan suatu proses atau salah satu fungsi manajemen yang merupakan keputusan dalam memperkirakan (mengasumsikan atau memprediksikan tindakan-tindakan) kebutuhan organisasi di masa yang akan datang.

b.      Langkah-langkah dalam menyusun planning
1.      Merumuskan misi dan tujuan
Usaha sistematis formal untuk menggariskan wujud utama dari perusahaan, sasaran-sasaran, kebijakan-kebijakan, dan strategi untuk mencapai sarana dan wujud utama perusahaan yang bersangkutan.
2.      Memahami keadaan saat ini
Perencanaan menyangkut jangkauan masa depan dari keputusan-keputusan yang dibuat sekarang, untuk mengenal sistematis eluang dan ancaman di masa mendatang. Dengan pilihan langkah-langkah yang tepat akan lebih menguntungkan perusahaan. Meliputi jangka pendek sampai dengan jangka panjang.
3.      Menyusun rencana kegiatan untuk mencapai tujuan
Tujuan dapat dicapai dengan beberapa cara, diantaranya adalah :
1.      menyusun berbagai alternatif kebijaksanaan dan tindakan-tindakan yang  mungkin dapat dipilih.
2.      menilai dan membandingkan untung rugi setiap alternatif kegiatan kebijakan.
3.      memilih dan menetapkan suatu alternatif yang paling cocok dan baik diantara alternatif-alternatif lain.

c.       Manfaat planning dalam manajemen
Husnaini Usman dalam Bukunya yang berjudul “Manajemen, Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan” (2011) menuliskan bahwa manfaat perencanaan sebagai berikut :
1.      Standar pelaksanaan dan pengawasan
2.      Pemilihan berbagai alternatif terbaik
3.      Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4.      Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
5.      Membantu manager menyesuaikan diri dengan lingkungan
6.      Alat untuk memudahkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait
7.      Alat untuk meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti
Selain itu, Beberapa manfaat dari perencanaan (dalam staff.uny.ac.id) adalah:
1. Dipakai sebagai alat pengawasan daan pengendalian kegiatan sehari-hari perusahaan. Perencanaan yang telah disusun dengan baik akan memudahkan para pelaksana untuk mengetahui apakah tindakan mereka menyimpang atau sesuai dengan rencana.
2. Dengan adanya perencanaan yang disusun (tentunya sebelum suatu kegiatan dilakukan) dengan cermat dapatlah dipilih dan ditetapkan kegiatan-kegiatan mana yang diperlukan dan mana yang tidak.
3. Dengan adanya rencana, segala kegiatan dapat dilakukan secara tertib dan teratur sesuai dengan tahap-tahap yang semestinya.

d.      Jelaskan jenis-jenis planning dalam organisasi
1.      Berdasarkan Luasnya
-          Rencana Strategik
Rencana yang berlaku bagi organisasi secara keseluruhan, menentukan tujuan yang harus dicapai oleh keseluruhan organisasi maupun oleh unit-unit bisnis yang ada di dalamnya.
-          Rencana Operasional
Rencana operasional adalah rencana yang merupakan penguraian lebih terinci mengenai bagaimana rencana strategik akan diimplementasikan.
2.      Berdasarkan Waktu
-          Rencana Jangka Panjang
Rencana dengan kerangka waktu lebih dari tiga tahun
-          Rencana Jangka Pendek
Rencana yang mencakup satu tahun atau kurang
3.      Berdasarkan Kekhususan
-          Spesific Plan
Rencana yang mendefinisikan dengan jelas dan tidak memberi ruang untuk penafsiran ganda
-          Directional Plan
Rencana yang fleksibel dan yang menjadi pedoman umum


4.      Berdasarkan Frekuensi Penggunaan
-          Rencana Sekali Pakai
Rencana yang digunakan sekali saja yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan situasi yang unik
-          Rencana Terus-Menerus
Rencana yang berkesinambungan yang menjadi pedoman bagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang

Daftar Pustaka :
    - Abdul, Murkhyi, M dan Saputru, I. (1995). Pengantar Manajemen Umum. Jakarta : Gunadarma
    -  Leavit, Harold, J. (1992). Psikologi Manajemen. Jakarta : Erlangga
    - Mls, Drs. Zulkifli Amsyah. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
    - Umar, Husein. (2003). Business An Introduction. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
    Usman, Husnaini. (2008). Manajemen. Jakarta : Bumi Aksara
     http://pengertianmanajemen.net/
      herry.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/966/PERENCANAAN.pdf

0 komentar:

Posting Komentar