Kamis, 08 Oktober 2015

Pelaksaan Layanan Online (E-service)

Sistem Layanan Elektronik atau E-layanan (bahasa Inggris: Electronic Services disingkat E-Services) merupakan satu aplikasi terkemuka memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di daerah yang berbeda. Namun, definisi yang tepat dari layanan elektronik sulit didapat sebagian peneliti telah menggunakan definisi yang berbeda untuk menggambarkan layanan elektronik. Meskipun definisi ini berbeda, dapat dikatakan bahwa mereka semua sepakat tentang peran teknologi dalam memfasilitasi pelayanan yang membuat mereka lebih dari layanan elektronik.

       A. Contoh Layanan E-service





Electronic Banking atau e-banking merupakan salah satu aktivitas perbankan yang dilakukan nasabahnya melalui fasilitas internet. Cara ini diciptakan oleh bank untuk melayani kebutuhan nasabah agar lebih nyaman bertransaksi dimanapun mereka berada. Dengan e-banking, nasabah tidak perlu lagi harus mengantri ke bank dari subuh hanya untuk melakukan transaksi. Cukup sekali klik di komputer atau di smartphone, semua transaksi yang dibutuhkan bisa dilakukan.
Kalau kamu ingin menggunakan layanan e-banking, kamu diharuskan login ke situs milik bank bersangkutan. Setelah memulai pendaftaran dan melalui beberapa proses (termasuk nomer rekening,pin ATM, dan lain-lain) kamu akan diberikan “kode rahasia” untuk di aktifkan ke ATM bank terdekat dengan menggunakan kartu ATM kamu. Nah, kalau semua sudah diverifikasi, barulah kamu bisa menggunakan e-bankingmu langsung dari komputer atau smartphonemu melalui website bank tersebut.
Sebenernya e-banking bukan barang baru di internet karena mayoritas bank-bank di dunia internasional sudah memiliki layanan ini sejak lama. Berhubung di Indonesia isu infrastruktur perbankan belum begitu sempurna, baru beberapa tahun belakangan ini internet banking mulai booming, meskipun banyak nasabah yang masih ragu-ragu karena terkait dengan isu-isu keamanannya. Seperti halnya teknologi yang memiliki plus dan minus, ada juga kelebihan dan kekurangan pada e-banking.
Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi dan meng-update data pribadinya. Adapun persyaratan bisnis dari internet banking antara lain: a). aplikasi mudah digunakan; b). layanan dapat dijangkau dari mana saja; c). murah; d). dapat dipercaya; dan e). dapat diandalkan (reliable).
Di Indonesia, internet banking telah diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar baik BUMN atau swasta Indonesia yang menyediakan layanan tersebut antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BII, Lippo Bank, Permata Bank dan sebagainya. Internet banking telah memberikan keuntungan kepada pihak bank antara lain:
·         Business expansion
·         Customer loyality
·         Revenue and cost improvement
·         Competitive advantage
·         New business model



      B. Tantangan E-service dalam Perkembangan Teknologi

Dikarenakan layanan E-service merupakan sebuah layanan online,privasi pengguna sangat rentan sekali diretas oleh para penjahat dunia maya yang tidak memiliki tanggung jawab,sehingga harus lebih di optimalkan kembali tingkat keamanan untuk para pengguna layanan ini agar lebih nyaman dan merasa aman. Masih rendahnya pendayaan ICT khususnya untuk di daerah berkembang sehingga tidak semua wilayah mempunyai kecepatan akses internet yang tinggi, kaerna keterbatasan ini sosialisasi e-service masih kurang optimal.
Kelebihannya adalah menghemat waktu,tidak perlu antri dan repot, murah dan juga cepat.

      C.  Contoh Kasus Penyalahgunaan Internet




Dalam kemajuan komunikasi,kita mengenal sarana komunikasi berbasis online, atau biasa disebut dengan media sosial. Media sosial ini seperti Facebook,Twitter,Instagram,Ask.fm,Youtube dan sebagainya. Dengan memanfaatkan fasilitas tersebut, banyak orang dengan sangat mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertatap muka secara langsung dan dengan interval waktu yang hanya sepersekian detik.
Namun internet atau media sosial yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan yang positif, misalnya untuk urusan berbisnis, penyebaran berita atau informasi yang penting dan berguna diseluruh dunia, namun sering kali di salah gunakan untuk hal-hal yang buruk dan merugikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Seringkali diberitakan di sebuah televisi atau koran terjadi penculikan karna ingin bertemu temannya yang ia kenal melalui sebuh facebook atau twitter, selain itu kejahatan yang dilakukan di media sosial adalah pencemaran nama baik yang seringkali terjadi pada twitter dengan mengunggah kata-kata yang tidak semestinya ia post disitu, dan contoh kejahatan yang terakhir adalah penipuan yang seringkali terjadi pada online shop yang menggunakan aplikasi instagram sehingga banyak sekali orang yang merasakan kerugian.
Menurut saya baik dan buruknya internet bergantung pada para penggunanya. Jika penggunanya mempergunakan untuk hal-hal yang baik, maka hasilnya juga akan baik. Namun, jika digunakan untuk perbuatan buruk, maka hasilnya adalah sebaliknya. Karena bagaimanapun para pengguna online yang baik sudah seharusnya mengetahui dan memegang etika-etika yang telah disepakati pada saat menggunakan situs online seperti media sosial. Adapun etika-etika yang harus diketahui adalah sebagai berikut :
1.      Gunakan kata-kata yang sopan pada saat menggunakan media sosial untuk berbagi informasi pada orang lain dan mengomentarinya.
2.      Bagikanlah informasi-informasi yang bermanfaat dan memiliki sumber yang jelas.
3.      Jangan terlalu mudah percaya terhadap situs online pada media sosial, alangkah baiknya kita mempunyai sikap berhati-hati dan memeriksa kebenaran dan mencari informasi yang bisa meyakinkan diri kita.
Agar bisa menjaga keharmonisan dalam berkomunikasi yang tidak tatap muka atau jarak jauh, menurut saya hal-hal seperti adalah yang penting dan harus lebih diperhatikan kembali bagi para pengguna media sosial yang baik J

Daftar Pustaka :
     3.  https://id.wikipedia.org/wiki/E-banking