Nama : Citra Siti Aisyah (12514445)
Kelas : 3PA17
I.
Psikologi Manajemen
a. Pengertian
Psikologi Manajemen
Ilmu tentang bagaimana mengatur atau me-manage sumber daya yang ada
untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya dengan psikologi yakni dengan ditemukan dan
dikembangkannya ilmu psikologi diketahui bahwa unsur-unsur sumber daya manusia
(SDM) ternyata yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun. Psikologi
manajemen merupakan suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat
dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen sangat diperlukan
untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan misalnya
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan sebagainya.
b. Pengertian
Manajemen
Pengertian manajemen secara
umum dapat disimpulkan
dari beberapa definisi menurut para ahli. Hal ini karena ada banyak versi
definisi manajemen. Misalnya saja manajemen menurut seorang ahli bernama Mary
Parker Follet yang mendefinisikan manajemen sebagai seni merampungkan pekerjaan
melalui orang lain. Dari definisi tersebut didapati bahwa seseorang yang
bertugas sebagai manajer dapat mengarahkan dan mengatur orang lain guna
mencapai tujuan organisasi.
Menurut Tisnawati Sule,
manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan
organisasi. Melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya.
c. Fungsi-fungsi Manajemen
1.
Perencanaan (planning) adalah fungsi manajemen yang
berkaitan dengan penyusunan tujuan dan menjabarkannya dalam bentuk perencanaan
untuk mencapai tujuan tersebut.
2.
Pengorganisasian (organizing) adalah fungsi manajemen yang
berkaitan dengan pengkelompokan personel dan tugasnya untuk menjalankan
pekerjaan sesuai tugas dan misinya.
3.
Pengaturan personel (staffing) adalah fungsi manajemen yang
berkaitan dengan kegiatan bimbingan dan pengaturan kerja personel unit
masing-masing manajemen sampai pada kegiatan seperti seleksi, penempatan,
pelatihan, pengembangan, dan kompensasi, sebagai bagian dari bantuan unit pada
unit personalia organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
4.
Pengarahan (directing) adalah fungsi manajemen yang
berkaitan dengan kegiatan melakukan pengarahan-pengarahan, tugas-tugas, dan
instruksi.
5.
Pengawasan (controlling) adalah kegiatan manajemen
yang berkaitan dengan pemeriksaan untuk menentukan apakah pelaksanaannya sudah
dikerjakan sesuai dengan perencanaan, sudah sampai sejauh mana kemajuan yang
dicapai, dan perencanaan yang belum mencapai kemajuan, serta melakukan koreksi
bagi pelaksaan yang belum terselesaikan sesuai rencana.
II.
Perencanaan atau Planning
a. Pengertian perencanaan atau planning
Perencanaan merupakan
kegiatan atau proses membuat rencana yang kelak dipakai perusahaan dalam rangka
melaksanakan pencapaian tujuannya. Di dalam kegiatan-kegiatannya, perusahaan
banyak berhadapan dengan berbagai keterbatasan sumberdaya seperti tenaga kerja,
dana, waktu, peralatan, dan kemampuan. Karena itu, dengan adanya rencana,
diharapkan kegiatan menjadi lebih efektif dan efisien, terlebih lagi dalam
rangka melaksanakan roda perusahaan yang kompleks dan penuh persaingan.
Perencanaan merupakan suatu
proses atau salah satu fungsi manajemen yang merupakan keputusan dalam
memperkirakan (mengasumsikan atau memprediksikan tindakan-tindakan) kebutuhan
organisasi di masa yang akan datang.
b. Langkah-langkah dalam menyusun planning
1.
Merumuskan misi dan tujuan
Usaha sistematis formal untuk menggariskan wujud
utama dari perusahaan, sasaran-sasaran, kebijakan-kebijakan, dan strategi untuk
mencapai sarana dan wujud utama perusahaan yang bersangkutan.
2.
Memahami keadaan saat ini
Perencanaan menyangkut jangkauan masa depan dari
keputusan-keputusan yang dibuat sekarang, untuk mengenal sistematis eluang dan
ancaman di masa mendatang. Dengan pilihan langkah-langkah yang tepat akan lebih
menguntungkan perusahaan. Meliputi jangka pendek sampai dengan jangka panjang.
3.
Menyusun rencana kegiatan untuk mencapai tujuan
Tujuan dapat dicapai dengan beberapa cara,
diantaranya adalah :
1.
menyusun berbagai alternatif kebijaksanaan dan
tindakan-tindakan yang mungkin dapat
dipilih.
2.
menilai dan membandingkan untung rugi setiap alternatif
kegiatan kebijakan.
3.
memilih dan menetapkan suatu alternatif yang paling cocok dan
baik diantara alternatif-alternatif lain.
c. Manfaat planning dalam manajemen
Husnaini Usman dalam Bukunya yang berjudul “Manajemen,
Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan” (2011) menuliskan bahwa manfaat
perencanaan sebagai berikut :
1.
Standar pelaksanaan dan pengawasan
2.
Pemilihan berbagai alternatif terbaik
3.
Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4.
Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
5.
Membantu manager menyesuaikan diri dengan lingkungan
6.
Alat untuk memudahkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait
7.
Alat untuk meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti
Selain itu, Beberapa manfaat dari perencanaan (dalam staff.uny.ac.id) adalah:
1. Dipakai sebagai alat pengawasan daan pengendalian kegiatan sehari-hari perusahaan. Perencanaan yang telah disusun dengan baik akan memudahkan para pelaksana untuk mengetahui apakah tindakan mereka menyimpang atau sesuai dengan rencana.
2. Dengan adanya perencanaan yang disusun (tentunya sebelum suatu kegiatan dilakukan) dengan cermat dapatlah dipilih dan ditetapkan kegiatan-kegiatan mana yang diperlukan dan mana yang tidak.
3. Dengan adanya rencana, segala kegiatan dapat dilakukan secara tertib dan teratur sesuai dengan tahap-tahap yang semestinya.
1. Dipakai sebagai alat pengawasan daan pengendalian kegiatan sehari-hari perusahaan. Perencanaan yang telah disusun dengan baik akan memudahkan para pelaksana untuk mengetahui apakah tindakan mereka menyimpang atau sesuai dengan rencana.
2. Dengan adanya perencanaan yang disusun (tentunya sebelum suatu kegiatan dilakukan) dengan cermat dapatlah dipilih dan ditetapkan kegiatan-kegiatan mana yang diperlukan dan mana yang tidak.
3. Dengan adanya rencana, segala kegiatan dapat dilakukan secara tertib dan teratur sesuai dengan tahap-tahap yang semestinya.
d. Jelaskan jenis-jenis planning dalam organisasi
1. Berdasarkan Luasnya
-
Rencana Strategik
Rencana yang berlaku bagi organisasi secara
keseluruhan, menentukan tujuan yang harus dicapai oleh keseluruhan organisasi
maupun oleh unit-unit bisnis yang ada di dalamnya.
-
Rencana Operasional
Rencana operasional adalah rencana yang merupakan
penguraian lebih terinci mengenai bagaimana rencana strategik akan
diimplementasikan.
2. Berdasarkan Waktu
-
Rencana Jangka Panjang
Rencana dengan kerangka waktu lebih dari tiga
tahun
-
Rencana Jangka Pendek
Rencana yang mencakup satu tahun atau kurang
3. Berdasarkan Kekhususan
-
Spesific Plan
Rencana yang mendefinisikan dengan jelas dan
tidak memberi ruang untuk penafsiran ganda
-
Directional Plan
Rencana yang fleksibel dan yang menjadi pedoman
umum
4. Berdasarkan Frekuensi Penggunaan
-
Rencana Sekali Pakai
Rencana yang digunakan sekali saja yang secara
khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan situasi yang unik
-
Rencana Terus-Menerus
Rencana yang berkesinambungan yang menjadi
pedoman bagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang
Daftar Pustaka :
- Abdul,
Murkhyi, M dan Saputru, I. (1995). Pengantar
Manajemen Umum. Jakarta : Gunadarma
- Leavit,
Harold, J. (1992). Psikologi Manajemen.
Jakarta : Erlangga
- Mls, Drs. Zulkifli
Amsyah. (2005). Manajemen Sistem
Informasi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
- Umar, Husein.
(2003). Business An Introduction.
Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
- Usman,
Husnaini. (2008). Manajemen. Jakarta
: Bumi Aksara
- http://pengertianmanajemen.net/
- herry.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/966/PERENCANAAN.pdf
