Minggu, 08 November 2015

Tugas Softskill 2

    1. Artikel Fenomena Identitas Diri Melalui Internet.
Situs jejaring sosial seperti Friendster,Myspace,Facebook,atau Desa Virtual merupakan jalur tepat untuk mempunyai banyak teman didunia maya. Kita bisa melihat foto dan data-data pribadi teman plus memberi komentar dan mengirimkan pesan. Tampaknya tren pertemanan seperti itu semakin diminati, seiring meningkatnya pengguna internet itu sendiri. Dari mulai SD, mahasiswa sampai orangtua kini mulai ramai mendatangi warung-warung internet (warnet). Mereka rela menghabiskan uang hanya untuk mempunyai account di Friendster atau Facebook saja. Fenomena Social Networking di internet sebenarnya sudah cukup lama ada hanya saja di Indonesia baru tahun-tahun belakangan ini tumbuh dengan pesat seiring dengan makin terjangkaunya tarif koneksi internet dan semoga menjadi titik tolak kesadaran masyarakat akan teknologi informasi. Saat ini Indonesia disebut sebagai negara dengan pertumbuhan pengguna situs Facebook tertinggi di Asia Tenggara, keanggotaan tahun ini 645% lebih besar jika dibandingkan tahun 2008 (BBC Indonesia).
Dibalik fungsi dan fiturnya yang membantu hubungan sosialisasi manusia modern, situs Social Networking juga seringkali tercoreng oleh banyak kasus yang berkaitan dengan moral, kekerasan, kejahatan, rasisme, rusaknya perkawinan, bahkan terorisme. Segala sesuatu yang diposting atau dipublikasikan kedalam jejaring sosial seperti teks, video, dan gambar dapat mempengaruhi orang banyak yang melihatnya. Akhir-akhir ini berbagai macam pemberitaan yang berhubungan dengan situs jejaring sosial muncul di media. Anda mungkin sudah pernah mendengar ada sekumpulan siswa yang di-skors selama beberapa hari (bahkan dikeluarkan) oelh pihak sekolah karena ketahuan mengolok-olok salah satu guru yang tidak mereka sukai di Facebook,juga kasus seorang remaja puteri yang kabur dari rumah hanya untuk memenuhi janji dengan teman laki-laki yang dikenalnya melalui Facebook.
Berikut merupakan contoh kasus yang berhubungan dengan situs jejaring sosial yang sempat dilansir media :
-          - Plot pembunuhan Presiden Bolivia Terungkap di Facebook
-          - Pejuang Jihad Invasi ke Facebook
-          - Rasisme Merebak di Facebook
-          - Dibujuk Via Myspace, Gadis Jadi Korban Pesta Seks
-          - Myspace Usir 90ribu Predator Internet
-           - Jualan Doping di Myspace, Digelandang Polisi
-           - Remaja Putri Kabur Dari Rumah Bersama Teman Facebook

2Aspek Demografis Dari Individu Pengguna Internet (Gender,Usia,Budaya)
A.   Gender
Dalam perbandingan antargenderwanita menunjukkan ekspresi emosional yang lebih besar dibandingkan pria. Mereka megalami emosi secara lebih intens dan mereka menunjukkan ekspresi emosi positif maupun negatif yang lebih sering, kecuali kemarahan. Tidak seperti pria, wanita juga menyatakan lebih nyaman dalam mengekpresikan emosi dan mampu membaca petunjuk non verbal dan paralinguistik secara lebih baik.

Dampak positif internet :
Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para wanita karir maupun ibu rumah tangga kini dapat memiliki banyak sumber dan pedoman serta informasi-informasi untuk dunia kerja maupun keperluan sehari-hari misalnya : informasi untuk pekerjaan ,informasi resep makanan bagi ibu rumah tangga.
Selain program didalam dunia kerja, internet juga menawarkan aplikasi berbentuk permainan elektronik yang pada umumnya tidak secara khusus diberi muatan pendidikan formal tertentu. Permainan elektronik tersebut membantu wanita karier untuk menghilangkan kejenuhan dalam berkerja, membuat strategi, membangkitkan semangat kepemimpinan, dan bermain peran (role play).
internet juga bisa menjadi tempat bisnis bagi wanita yaitu dengan online shop dengan begitu wanita bisa mempunyai penghasilan sendiri namun ia tetap bisa dirumah mengurus keluarganya.
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun negatif.

Dampak negatif internet :
1. Kejahatan di Dalam Dunia Maya
2. Pornografi
3. Kekejaman dan Kesadisan
4.Penipuan
5. Penipuan Belanja Online
6. Perjudian
7. Mengurangi Sifat Sosial Manusia

B.   Usia
Umur atau usia adalah satuan waktu yang mengukur waktu keberadaan suatu benda ataumakhluk, baik yang hidup maupun yang mati. Semisal, umur manusia dikatakan lima belas tahun diukur sejak dia lahir hingga waktu umur itu dihitung. Oleh yang demikian, umur itu diukur dari tarikh ianya lahir sehingga tarikh semasa(masakini). Manakala usia pula diukur dari tarikh kejadian itu bermula sehinggalah tarikh semasa(masa kini).
Masa anak-anak adalah masa keemasan dimana anak-anak berada dalam masa bermain serta belajar terhadap apa yang belum diketahuinya. Tapi, dimana sekarang perubahan teknologisemakin pesat, banyak anak-anak terutama pada anak yang berusia 5 hingga 12 tahun lebih menyukai bermain dengan teknologi baru seperti playstation, game online, handphone, tablet ataupun ipad.

Dampak positif :
  1. Memudahkan anak mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
  2. Anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan  berbagai orang dari belahan dunia.
  3. Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak.
Dampak negatif :
  1. Anak terlalu cepat puas dengan pengetahuan yang didapatnya dari dunia.
  2. Karena teknologi memberikan banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam menghadapi kelambatan dan kesulitan.
  3. Selain itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya sosialisasi anak pada teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan permainan teknologinya.
C.    Budaya
Pada masa sekarang, kita semua pasti tahu bahwa kemajuan teknologi terasa begitu sangat pesat. Pesatnya kemajuan ini tentunya membawa banyak perubahan terhadap kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa di pungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini memang harus terjadi di Negara Indonesia ini, agar Negara Indonesia tidak kalah saing dengan Negara lain.

Dampak Positif :
  1. Pertukaran informasi berlangsung sangat cepat.
  2. Memudahkan pekerjaan manusia.
  3. Pekerjaan yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien
  4. System pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.
Dampak negative :
1.      Masuknya budaya asing yang tidak baik.
2.      Lupa akan waktu
3.      Merosotnya nilai moral

3. Contoh Kasus Kecanduan Internet,Lalu Bagaimana Cara Mencegah dan Solusi Untuk Mengatasinya
Cyber Addiction atau kecanduan game, internet, gadget, dan sarana elektronik lainnya yang berhubungan dengan dunia maya menjadi hal yang mengkhawatirkan beberapa tahun belakangan ini, kecanduan Cyber ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak dan remaja. Kecanduan Cyber membuat seseorang cenderung anti sosial, sulit berkonsentrasi, dan dampak buruk lainnya, selain itu banyak sekali kasus kejahatan seksual dan penculikan terjadi karena tidak adanya pengetahuan tentang dunia Cyber dengan baik.
Dinegara lain kecanduan dunia maya telah dikategorikan menjadi clinical disease atau penyakit kejiwaan klinis yang disertakan dengan kecanduan narkoba, diluar sana pemerintahnya sangat fokus mendirikan pusat-pusat rehabilitas untuk orang-orang yang terjangkit kecanduan internet, banyak sekali kasus kecanduan internet yang mempunyai dampak parah mulai dari anak-anak berhenti sekolah, dan orang dewasa yang meninggalkan pekerjaannya. Di Cina telah diindikasi sekitar 24juta anak remaja menjadi pecandu internet atau mereka sebut web junkie, mereka hanya bermain game online dan tidur setiap harinya, mereka bisa tidak tidur selama 3 hari dan memakai popok dewasa hanya untuk bermain game, yang paling parah seorang remaja di Cina telah memotong tangannya sendiri hingga putus karena ingin berhenti bermain game....

Cara Mencegah :
1.      Tidak membuka situs game online
2.      Pastikan orangtua untuk memantau anak-anaknya apabila sudah terlanjur membuka situs game online tersebut

           ♦ Cara Mengatasi Kecanduan Cyber :
1.      Berikan pengetahuan yang benar tentang bahaya Cyber kepada anak-anak
2.      Batasi penggunaan internet pada anak-anak
3.      Berilah pasword atau kunci
4.      Meluangkan waktu untuk melakukan Family Time
5.      Jangan membiasakan menggunakan internet untuk mencari hiburan
6.      Ajaklah anak untuk bermain di alam dan dilingkungan sekitar

       4.  Etika-etika Dalam Penelitian Internet :
1.      Tidak diperkenankan untuk copy-paste
2.      Menggunakan bahasa yang sopan
3.      Memberikan informasi yang jelas sumbernya
4.      Berkeadilan
5.      Menghormati martabat subjek penelitian

      5. Aktivitas yang Tergolong Plagiat :
Plagiat atau Plagiarisme internet adalah penciplakan atau penggunaan semula karya yang didapati  melalui laman internet, menjadikan idea orang lain sebagai hak sendiri tanpa sebarang kredit diberikan kepada penulis asal dan karya asal. Kata ‘Plagiat’ itu sendiri berasal daripada perkataan bahasa Inggeris ‘Plagiarism’ yang terhasil daripada perkataan Latin, ‘Plagiarius’, dan perkataan Greek ‘Plagion’. Kata ‘Plagion’ ini membawa maksud menculik atau mencuri sesuatu atau seseorang. Kamus Dewan pula mendefinasikan plagiat sebagai perbuatan meniru, mencontoh karangan (tulisan, hasil kerja orang lain) atau mengutip karangan orang lain (tanpa izin penulis asal). Plagiat juga dianggap sebagai mencedok,yaitu mencedok ciptaan orang lain dan menyiarkannya sebagai ciptaan sendiri.
                  ♦ Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Plagiat :
1.       Adanya kemalasan pada diri sendiri
2.       Merasa stress
3.       Keinginan untuk menghindari kegagalan
4.       Kurangnya waktu untuk menyelesaikan tugas
5.       Tidak percaya diri
6.       Penyalahgunaan teknologi
7.       Malas merupakan pemicu pertama terhadap orang yang melakukan plagiat
8.       Kurangnya sanksi terhadap orang yang melakukan plagiat
9.       Kurangnya wawasan
10.   Menginginkan segala sesuatu yang instan

                   ♦ Upaya Untuk Mengurangi Plagiat :
1.      Menumbuhkan integritas pada diri sendiri sehingga senantiasa dapat menjaga dan membantu diri dari perbuatan copy-paste tanpa menyebutkan sumber asal.
2.      Menggunakan software anti plagiarisme, dengan menggunakan software ini maka tindakan atau praktik-praktik plagiarisme akan terdeteksi.
3.      Menanamkan moral anti plagiat dalam diri sendiri, seseorang harus percaya diri dalam mengerjakan tugasnya, yang dicari bukanlah nilai yang baik dalam mengerjakan tugas melainkan ilmu yang bermanfaat.
4.      Memberi penghargaan terhadap karya orang yang tidak melakukan tindakan plagiat hal ini sangat berguna untuk menumbuhkan rasa percaya diri dalam menciptakan hasil karya sendiri.
5.      Tindakan yang tegas bagi para plagiator.

Daftar Pustaka :
1.      https://vanish73.wordpress.com/2010/02/18/fenomena-dan-dampak-situs-jejaring-sosial/